4 Laga Terakhir Argentina: Sengit hingga Akhir, Gol Penentu Terus Lahir
Jakarta -
Argentina memenangi seluruh pertandingan dalam perjalanan menuju final Piala Dunia 2026. Di balik catatan itu, laju Lionel Messi cs juga sarat drama.
Di Piala Dunia 2026, Tim Tango melewati dua laga awal dengan dua clean sheet beruntun. Kontras jika menilik empat pertandingan terakhir karena La Albiceleste selalu terlibat laga sengit hingga menit-menit akhir. Argentina berkali-kali berada dalam tekanan, meski selalu berhasil menemukan jalan menuju kemenangan.
Berikut kecenderungan yang terlihat dari laga Argentina di fase gugur.
Argentina Selalu Diuji
Empat laga sudah dijalani Argentina di fase gugur Piala Dunia 2026. Ada pola yang berulang dari keempat pertandingan tersebut.
- Selalu kebobolan dalam empat pertandingan terakhir (lima jika menghitung laga terakhir fase grup melawan Yordania).
- Dua kali tertinggal lebih dulu, yakni saat menghadapi Mesir dan Inggris.
- Dua kali dipaksa bermain hingga extra time, saat melawan Tanjung Verde dan Swiss.
- Empat gol penentu lahir setelah menit ke-79, termasuk dua gol pada masa injury time dan dua gol di babak tambahan.
Gol Penentu Selalu Datang di Menit-menit Akhir
Kemampuan Argentina menyelesaikan pertandingan pada momen-momen krusial menjadi pembeda sepanjang fase gugur. Gol penentu kemenangan mereka selalu hadir ketika pertandingan memasuki fase akhir:
- Vs Tanjung Verde (32 besar): gol kemenangan menit 111 (extra time).
- Vs Mesir (16 besar): gol kemenangan menit 90+3.
- Vs Swiss (perempatfinal): gol kemenangan menit 120+1 (extra time).
- Vs Inggris (semifinal): gol kemenangan menit 90+2.
Empat pertandingan di fase gugur, empat gol penentu. Semuanya lahir di menit-menit krusial.
Berkali-kali Keluar dari Tekanan
Tekanan yang dihadapi Argentina tidak selalu sama. Ada yang datang karena tertinggal lebih dulu, ada pula yang muncul karena lawan mampu memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan. Tapi hasil akhirnya selalu sama: Argentina menemukan cara untuk menang.
Tidak hanya soal kemampuan bikin late goal, Argentina juga berulang kali mampu keluar dari situasi sulit. Saat menghadapi Mesir, Tim Tango sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan dan menang 3-2.
Di semifinal melawan Inggris, mereka kembali tertinggal lebih dulu sebelum Enzo Fernandez menyamakan skor pada menit ke-85. Lautaro Martinez kemudian memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90+2.
Sementara itu, Tanjung Verde dan Swiss sama-sama memaksa Argentina bermain hingga babak tambahan sebelum akhirnya tunduk. Kemampuan menjaga ketenangan ketika berada di bawah tekanan menjadi salah satu kekuatan terbesar tim asuhan Lionel Scaloni sepanjang fase gugur.
Messi Tetap Menjadi Titik Tumpu
Di balik seluruh drama tersebut, Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina. Kapten La Albiceleste itu memang tidak selalu menjadi pencetak gol. Tapi ketika tim membutuhkan solusi, bola hampir selalu mengarah kepadanya.
Messi mencetak gol penting saat menghadapi Mesir, kemudian menjadi kreator kemenangan atas Inggris lewat dua assist yang dikonversi Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez menjadi gol.
Peran Messi sebagai pengatur ritme sekaligus pembeda kembali menjadi salah satu alasan Argentina mampu melewati empat laga sulit secara beruntun.
Hasil Argentina di Piala Dunia 2026
| Fase | Hasil | Catatan |
|---|---|---|
| Aljazair | 3-0 | Clean sheet |
| Austria | 2-0 | Clean sheet |
| Yordania | 3-1 | Mulai kebobolan |
| Cape Verde | 3-2 aet | Extra time |
| Mesir | 3-2 | Comeback |
| Swiss | 3-1 aet | Extra time |
| Inggris | 2-1 | Comeback |
(krs/aff)