12 rumah hangus terbakar di Sungai Jaranih HST - ANTARA News Kalimantan Selatan

Barabai (ANTARA) - Musibah kebakaran terjadi dengan menghanguskan 12 bangunan rumah di Desa Sungai Jaranih RT 005/RW 003, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.50 Wita. Dari 12 bangunan yang terdampak, sembilan bangunan terbakar 100 persen, sedangkan tiga lainnya mengalami kerusakan sebagian, masing-masing sekitar 15 hingga 30 persen," kata Kasi Kedaruratan BPBD dan Damkar HST Fitriadinor di Barabai, Jumat. 

Total terdapat 31 jiwa dari 11 kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran tersebut, begitu pula sejumlah keluarga juga kehilangan dokumen administrasi kependudukan karena ikut terbakar bersama rumah mereka.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, penanganan dilakukan petugas gabungan BPBD dan Damkar HST, TNI, Polri, PLN, BPK/PMK, relawan, perangkat desa serta warga.

"Api berhasil dipadamkan 100 persen oleh petugas gabungan dan proses pembasahan telah dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi aman," jelasnya. 

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan total kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam pendataan.

Di sisi lain, terdapat enam anak sekolah dari keluarga yang terdampak kebakaran. Mereka masih menempuh pendidikan mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan sederajat.

“Ada enam anak sekolah dari keluarga yang terdampak dalam kejadian kebakaran ini, mulai dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat,” ujar Fitriadinor.

Bupati HST Samsul Rizal bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST pun telah memberikan respons cepat berupa berbagai bantuan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran tersebut. 

Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.