11 Politeknik KKP Dilebur jadi Institut Kelautan Indonesia agar Sesuai Perkembangan Industri

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melebur 11 politeknik menjadi satu wadah bernama Institut Kelautan Indonesia (IKI) atau Ocean Institute of Indonesia (OII).

Langkah penyatuan tersebut ditandai melalui terbitnya dua Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 50 dan Nomor 51 Tahun 2026.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pemikiran penyatuan pendidikan vokasi di bawah KKP telah berlangsung cukup lama.

Dia mengaku, sudah mendatangi semua kampus vokasi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk sistem pendidikannya dan fasilitasnya.

Berangkat dari situ, Trenggono menyebut, fasilitas yang digunakan sudah usang. Karena itu, ia ingin merombak sistem pendidikan di sebelas kampus politeknik ini agar selaras dengan perkembangan industri.

"Saya ingin ini disatukan, diubah secara menyeluruh, mulai dari kurikulum pendidikannya hingga tujuan akhirnya. Karena saya akan lihat ukuran-ukuran suksesnya," ujar Trenggono dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 23 Juli.

Trenggono menyebut, nantinya terdapat spesifikasi khusus pada setiap kampus, seperti spesifikasi di bidang penangkapan ikan, budi daya ikan di kampus berbeda serta pengolahan ikan di kampus lainnya.

"Jadi, setiap kampus tidak sama-sama mengajarkan bidang-bidang tersebut, tetapi berbeda-beda sesuai dengan spesifikasinya masing-masing," kata dia.

Selain ahli di bidangnya, Trenggono bilang, para mahasiswa di kampus vokasi naungan KKP juga harus dibekali keilmuan. Untuk itu, dia minta kerja sama dengan perguruan tinggi, seperti ITB, Undip hingga IPB.

"Misalnya saja budi daya rumput laut sudah sekian puluh tahun semenjak Indonesia ini merdeka. Sudah ada 11 politeknik yang begitu. Harusnya sangat luar biasa, tapi cara berbudidaya kami masih sangat tradisional. Ini yang mestinya harusnya dengan cara nanti bekerjasama dengan pendidikan tinggi, kepala BRIN, tentu kemudian akan lahir industri-industri pendukung," tuturnya.

BACA JUGA:


Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta menuturkan, 11 satuan pendidikan tinggi yang kini bersatu menjadi OII, menerapkan pembelajaran vokasi berbasis industri dengan peserta didik 100 persen anak pelaku usaha kelautan dan perikanan.

"Sejak berdiri hingga saat ini, satuan-satuan pendidikan di bawah KKP telah meluluskan sebanyak 27.819 orang dengan serapan lulusan sebagian besar bekerja pada dunia usaha dan industri," jelasnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+