PLN Siapkan Kontrak Jual Beli Listrik 30 Tahun untuk Percepat Proyek PSEL |Republika Online
PT PLN (Persero) menyiapkan skema kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) jangka panjang berdurasi 30 tahun untuk mengakselerasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) menyiapkan skema kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) jangka panjang berdurasi 30 tahun untuk mengakselerasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Hasil Investasi Reasuransi Turun 50% di Kuartal I-2026, Pasar Keuangan Jadi Penyebab
ILUSTRASI. PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk Marein - kontan native online (MAREIN/NATIVE)
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil investasi industri reasuransi masih dalam tekanan pada awal tahun 2026.
Bencana Iklim Makin Mematikan, Dunia Rugi Rp81.000 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Cuaca ekstrem bukan lagi sekadar ancaman, tetapi telah menjadi bencana global yang menelan korban jiwa dan kerugian ekonomi dalam skala masif.
Sepanjang 1995-2024 saja, berbagai bencana cuaca ekstrem menewaskan lebih dari 832 ribu orang di seluruh dunia dengan total kerugian mencapai US$4,5 triliun atau sekitar Rp81.000 triliun (kurs Rp18.000/US$), hampir setara dengan nilai ekonomi Inggris.
BGN Tegaskan Pencoretan 39 Ribu Penerima MBG Belum Final
Selasa, 21 Juli 2026, 21:00 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi mengenai kabar pencoretan 39.000 penerima manfaat di 76 sekolah. BGN menegaskan angka tersebut masih berupa rancangan awal.
Komdigi Tetapkan Pemenang Lelang Frekuensi, Internet 4G Masuk 538 Desa
Warta Ekonomi, Jakarta -
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026. Selain berpotensi menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp29,9 triliun dalam 10 tahun, pemenang lelang diwajibkan menghadirkan layanan 4G di 538 desa dan kelurahan serta memperluas cakupan jaringan 5G hingga menjangkau sedikitnya 51% populasi nasional dalam lima tahun.
Oksigen Sedikit Mulai Menghilang, Manusia Belum Banyak yang Sadar
Jakarta, CNBC Indonesia - Oksigen yang terlarut di lautan, sungai, dan danau Bumi menghilang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Para ilmuwan memperingatkan bahwa hal ini tidak hanya mematikan bagi kehidupan air, tetapi bisa merusak keseimbangan sistem planet kita secara keseluruhan. Kondisi ini mungkin tidak bisa pulih selama hidup manusia.
Komdigi Wajibkan Pemenang Lelang Frekuensi Bangun Layanan 4G di 538 Desa - Teknologi Katadata.co.id
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi mewajibkan operator yang memenangkan lelang pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk memperluas akses internet hingga ke daerah yang belum terlayani. Daerah itu mencakup ratusan desa dan kelurahan yang tersebar di Indonesia.
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah ekonom mengungkapkan saat ini kondisi likuiditas di Indonesia masih ketat seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate.
Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Rizal Taufikurahman mengatakan kondisi likuiditas di perbankan menengah atau Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) II dan III masih ketat, sehingga dapat memunculkan "perang bunga".
'Kerajaan' Penipuan Online Gasak Duit Rp 2.053 T, Tersebar di Dekat RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Sindikat kejahatan siber dilaporkan berhasil mengeruk dana warga di kawasan Asia Pasifik dalam jumlah fantastis sepanjang 2025. Total kerugian akibat aksi penipuan daring diperkirakan mencapai US$88,3 miliar (Rp1.589,4 triliun) hingga US$114,1 miliar (Rp2.053,8 triliun), atau lebih besar dibandingkan produk domestik bruto (PDB) sejumlah negara di kawasan tersebut.
Pertalite Makin Diburu, ESDM Masih Kaji Penambahan Kuota 2026
Selasa, 21 Juli 2026, 19:00 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan Pertalite. Peralihan konsumsi tersebut terjadi seiring lebarnya selisih harga antara Pertalite dan Pertamax.